Necessary

​Kebiasan sudah menjadi kebiasan

Bergerak dia menjadi angin

Engkau aku hirup, aku butuh

Kebutuhan telah menjadi kebutuhan

Engkau aku hirup, aku sangat butuh

Berdesir darahku dalam sukmamu

Sukmamu menyatu dalam kebutuhanku

Seolah aku terbiasa padahal butuh

Gemilang berkilau kau bagai cahaya

Aromamu aku hafal

Melantunkan kamu aku fasih

Apa harus aku berterus terang

Sudah…

Telah..

Apa kau paham?

Engkaupun sudah berterus terang

Apa aku paham?

Kita terlena dalam kenyamanan tanpa ikatan

Ikat aku

Jerat aku

Engkau melilit melirik cemburu

Apa aku paham?

Udaramu tercemar

Kau menjauh

Kau kembali, aku berusaha membersihkan

Sesak ini hilang sesal tiada

Biarkan begini adanya

Kamu kebutuhanku

Created by LP

18 April 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s